75 Persen Target Investasi Tercapai: BKPM

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah melaporkan bahwa Indonesia melihat investasi sebesar Rp513,2 triliun sepanjang Januari hingga September. Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan bahwa angka tersebut adalah 75 persen dari target setahun penuh.

Dengan demikian, Thomas yakin target tersebut akan tercapai dalam tiga bulan ke depan. Dia menambahkan, pada realisasi investasi kuartal III meningkat 13,7 persen secara year-on-year atau Rp176,6 triliun. “Bapak. Presiden sedang mengupayakan transformasi ekonomi: mulai dari konsumsi hingga produksi, dari konsumsi hingga investasi; dan saya yakin ini berjalan dengan baik, “katanya di kantornya kemarin.

Investasi dalam negeri dan investasi asing langsung di Q3 masing-masing sebesar Rp64,9 triliun dan Rp111,7 triliun. Realisasi investasi langsung domestik dan asing meningkat masing-masing 16,8 persen dan 12 persen. Listrik, gas dan air menyumbang paling banyak Rp22,1 triliun atau 12,5 persen dari angka realisasi. Sektor lainnya adalah perumahan sebesar 11,3 persen, industri logam 10,7 persen, pertambangan 10,3 persen dan farmasi 9,2 persen.

Deputi Bidang Pengendalian Investasi BKPM Azhar Lubis menambahkan bahwa Singapura adalah investor terbesar sepanjang Januari hingga September dengan investasi US $ 6,1 miliar atau 25,6 persen, diikuti oleh Jepang sebesar US $ 4 miliar atau 16,8 persen dan China dengan 2,7 miliar dolar AS atau 11,5 persen dari total foreign direct investasi.

Singapura juga merupakan investor terbesar di Q3 dengan investasi US $ 2,5 miliar, diikuti oleh Jepang sebesar US $ 1,1 miliar, China US $ 0,8 miliar, AS $ 0,6 miliar dan Korea Selatan sebesar US $ 0,4 miliar.