Adira membayar dividen sebesar Rp 505 miliar

Pemegang saham perusahaan pembiayaan publik PT Adira Dinamika Multi Finance sepakat untuk mengalihkan laba bersih perusahaan sebesar Rp 505 miliar ke dividen dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini.

Jumlah dividennya sama dengan 50 persen dari laba bersih Adira untuk tahun 2016 dan diterjemahkan menjadi Rp 505 per saham.

“Dividen tersebut akan dibayarkan pada 16 Juni,” kata Direktur Adira Dinamika Multi Finance I Made Dewa Susila usai menghadiri rapat umum pemegang saham tahunan pada hari Rabu.

Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Hafid Hadeli sebagai direktur utama perusahaan tersebut, menggantikan Willy S. Dharma, yang diangkat menjadi komisaris bersama dengan Muliadi Rahardja.

Hafid mengatakan perusahaan, anak perusahaan pemberi pinjaman swasta Bank Danamon, berharap dapat meningkatkan segmen pembiayaan baru sebesar 5% menjadi 10% tahun ini.

Pada 2016, perusahaan membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 30,9 triliun, meningkat 1,3 persen dari tahun 2015.

“Strategi kami adalah memperluas pembiayaan ke mobil bekas dan sepeda motor,” katanya.

Pada kuartal I, pembiayaan baru sedikit melonjak 4,3% menjadi Rp 7,3 triliun dari periode yang sama tahun lalu.

Pembiayaan motor menyumbang lebih dari separuh pendapatannya, diikuti pembiayaan mobil dan barang tahan lama.