Ambil GrabHitch Klaim Mengurangi Polusi, Kemacetan di Jakarta

Perusahaan pengendara sepeda yang berbasis di Malaysia Ambil klaim bahwa GrabHitch Bike telah mengurangi polusi dan kemacetan di Jakarta pada tahun lalu.

Peraih Direktur Pemasaran Indonesia Mediko Azwar mengatakan bahwa Jakarta memiliki kepemilikan mobil yang rendah namun kepemilikan sepeda motor tetap tinggi, menjadikannya pasar yang menjanjikan untuk penyatuan sepeda dibandingkan dengan penyatuan mobil.

“Sepeda motor bisa lewat macet macet, sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh mobil,” katanya dalam siaran pers yang diterima Tempo pada 19 Oktober.

Dibaca: Gubernur DKI Jakarta Optimis Tidak Ada Kemacetan Lagi-Lagi pada tahun 2020

GrabHitch Bike adalah layanan yang sesuai dengan pengemudi yang pulang kerja setiap hari dengan penumpang yang menuju ke arah yang sama, sehingga bisa bepergian bersama.

Membiarkan komuter untuk berbagi wahana, layanan ini juga membantu mengurangi pergerakan 1.057 sepeda motor ke Jakarta per hari dan 1,6 juta kilogram emisi karbon per tahun.

Emisi karbon sama dengan jumlah karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan oleh lampu meja untuk 4.500 anak-anak untuk belajar selama sehari penuh dalam setahun penuh.

Dengan kata lain, layanan ini telah berkontribusi mengurangi kemacetan dan mempromosikan kehidupan hijau.

“Karena orang Indonesia membiasakan diri untuk berbagi pengalaman dengan teman mereka, kami percaya bahwa ada kesempatan besar untuk memperbaiki kualitas transportasi di kota dengan berbagi jalan, sepeda motor dan wahana,” katanya.

Mengingat kontribusi positif, Mediko mengatakan, Grab berkomitmen untuk terus mempromosikan konsep penyatuan sepeda dan membantu penumpang yang tinggal di pinggiran Jakarta dan masyarakat pada umumnya.