FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Amnesti pajak sejalan dengan upaya global untuk memerangi BEPS

Amnesti pajak sejalan dengan upaya global untuk memerangi BEPS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan program amnesti pajak sedang berlangsung sejalan dengan upaya global untuk mencegah dan erosi basis pajak tempur dan pergeseran laba (BEPS) dan tidak akan mengakomodasi upaya pencucian uang.

program amnesti pajak telah membawa manfaat bagi banyak negara yang telah menerapkan mereka, Sri Mulyani menjelaskan pada konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu. Konferensi pers digelar untuk berdiskusi wartawan tentang hasil dari kehadirannya pada minggu lalu Bank Dunia (WB) – pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF).

Dia menekankan bahwa program pengampunan pajak adalah salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan di Indonesia perpajakan data dan basis pajak.

“Perbaikan [pelaksanaan program amnesti pajak ini] di masa depan akan berguna dalam upaya kami untuk meningkatkan rasio pajak Indonesia, yang saat ini masih sangat rendah. Tax amnesty tidak mengakomodasi semua jenis usaha pencucian uang yang terkait dengan narkoba dan perdagangan manusia atau pendanaan terorisme, “kata Sri Mulyani.

Selama pertemuan WB-IMF di Washington DC, negara-negara anggota membahas upaya untuk mencegah BEPS, strategi penghindaran pajak yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan multinasional, dimana keuntungan yang bergeser dari yurisdiksi yang memiliki pajak tinggi untuk orang-orang yang memiliki pajak rendah – disebut bebas pajak.

Sri Mulyani mengatakan bahwa memahami BEPS sangat relevan dengan upaya Indonesia untuk melaksanakan program amnesti pajak.

Menteri mengatakan ia telah bertemu dengan para pemimpin dari Financial Action Task Force (FATF), satuan tugas untuk memerangi pencucian uang dan penggelapan pajak, menjelaskan bahwa kebijakan amnesti pajak di Indonesia tidak sedang digunakan untuk memfasilitasi dana dari praktik pencucian uang.

Previous post:

Next post: