AS Membuat Daftar Lima Penanaman Modal Asing oleh Negara: BKPM

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan bahwa Amerika Serikat berhasil mencapai lima besar investasi asing per negara pada kuartal pertama 2017.

AS berada di peringkat keempat dengan investasi US $ 587,4 juta antara Januari dan Maret. “Investasi AS cukup besar. Saya harap AS bisa terus setidaknya berada di posisi 7 besar, “kata ketua BKPM Thomas Lembong kemarin di Jakarta.

Lembong menggarisbawahi hubungan ekonomi Indonesia dengan AS, yang tercermin dalam kunjungan Wakil Presiden AS Mike Pence ke Jakarta pekan lalu.

Thomas juga menekankan pentingnya investasi China yang mencapai US $ 599,6 pada kuartal pertama tahun ini. Angka tersebut menempatkan China di posisi ketiga, di belakang Singapura (US $ 2,1 miliar) dan Jepang (1,4 miliar dolar AS).

Mantan menteri perdagangan tersebut mengatakan bahwa investasi China di Indonesia terus tumbuh di atas rata-rata dalam beberapa tahun terakhir dibandingkan dengan negara lain.

“China sudah menjadi ekonomi terbesar kedua di dunia dan nomor satu di Asia. Jadi wajar kalau jadi nomor satu di Indonesia, “katanya.

Thomas bahkan mengatakan bahwa investasi China di Indonesia lebih kecil dari investasinya di negara-negara tetangga.

“Kami tertinggal di belakang negara tetangga. Saya yakin trennya nampak, investasi China akan terus meningkat, “katanya.

Data dari BKPM menunjukkan bahwa Indonesia melihat investasi Rp165,8 triliun pada kuartal pertama 2017 atau 24,4 persen dari target setahun penuh sebesar Rp678,8 triliun.

Angka tersebut meningkat 13,2 dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 146,5 triliun dan menghasilkan 194.000 pekerjaan baru.

Realisasi investasi dalam negeri mencapai Rp68,8 triliun, naik 36,4% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara realisasi investasi asing mencapai Rp97 triliun, naik 0,94% dibanding tahun lalu.