FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Bank Dunia menegaskan kembali komitmen untuk mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia

Bank Dunia menegaskan kembali komitmen untuk mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia

Wakil Presiden Bank Dunia untuk Asia Timur dan Pasifik Victoria Kwakwa telah menegaskan kembali komitmen lembaga keuangan internasional untuk mendukung upaya Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan kemakmuran yang lebih besar bagi penduduk 250 juta-nya.

Selama kunjungan resmi pertamanya ke Indonesia, Kwakwa bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan beberapa menteri kunci kabinet. Mereka termasuk Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri, Pekerjaan Umum dan Menteri Perumahan Basuki Hadimuljono dan Agraria dan Menteri Perencanaan Tata Ruang Sofyan Djalil.

Dia juga bertemu dengan perwakilan dari masyarakat sipil, komentator sosial, sektor swasta dan mitra pembangunan. Kwakwa membahas berbagai isu, termasuk upaya reformasi pemerintah untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi dan lebih inklusif, melalui perhatian terhadap stabilitas makroekonomi, reformasi struktural, dan fokus yang lebih besar pada infrastruktur dan investasi modal manusia.

“Kemajuan Indonesia dalam memperkuat fundamental ekonomi makro dan perbaikan pada iklim usaha akan membantu mencapai tujuan pertumbuhan terhadap lingkungan global yang menantang. Negara ini juga menetapkan contoh yang baik bagaimana reformasi kebijakan strategis dan fokus pada pelayanan di tingkat lokal dapat bermanfaat bagi masyarakat miskin dan berkontribusi untuk menurunkan tingkat kemiskinan, “kata Kwakwa.

Selama kunjungannya dari 13 November sampai 18, Kwakwa juga mengunjungi Yogyakarta, di mana ia melihat langsung bagaimana masyarakat dan pemerintah setempat bekerja sama untuk meningkatkan akses terhadap layanan dasar. Ini termasuk dalam kesehatan, air bersih dan sanitasi dan peningkatan kondisi kehidupan kumuh.

Program-program ini dianggap bermanfaat untuk mengatasi salah satu tantangan yang paling mendesak di Indonesia, yakni kurang gizi. Indonesia memiliki tingkat tertinggi kelima di dunia stunting, mempengaruhi sekitar 9 juta anak di bawah usia lima tahun, catatan Bank Dunia.

Previous post:

Next post: