Bank menawarkan pembiayaan mikro kepada pengemudi Gojek

Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah dan Permata Bank Syariah menawarkan pembiayaan mikro penggerak Gojek.

BTN menawarkan pinjaman perumahan sementara BNI Syariah dan Permata Bank Syariah menyediakan produk tabungan haji dan umrah kepada pengemudi. Pengemudi Gojek bisa melakukan pembayaran sebesar Rp 20.000 (US $ 1,49) sampai Rp 40.000 per hari, yang otomatis akan dikurangkan dari penghasilan hariannya.

“Kami memberikan hipotek bersubsidi dan hipotek mikro kepada pengemudi. Untuk hipotek bersubsidi, batasnya adalah Rp 140 juta dengan uang muka 1 persen dan tingkat bunga 5 persen per tahun untuk jangka waktu 10 tahun,” kata direktur perbankan konsumen BTN Handayani. Dalam nota nota kesepahaman (MoU) di Jakarta pada hari Selasa.

“Dengan skema tersebut, pengemudi bisa membeli rumah seluas 26 sampai 36 meter persegi di atas lahan seluas 60 sampai 70 meter persegi.”

Program hipotek mikro memiliki batas kredit sebesar Rp 100 juta, dengan tingkat bunga 5,7 persen selama 10 tahun, katanya, menambahkan bahwa program hipotek mikro adalah untuk renovasi atau pembangunan rumah baru.

Dia menambahkan bahwa proyek percontohan tersebut melibatkan 1.600 pengemudi, namun hanya 972 yang telah disetujui oleh Bank Indonesia.

Sementara untuk fasilitas haji dan umrah, direktur utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, pengemudi Gojek harus membayar Rp 20.000 sampai 30.000 setiap hari dan dalam dua tahun saldo mereka akan mencapai Rp 20 juta, jumlah minimum yang dibutuhkan untuk mendaftar haji atau umrah.