FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Bank sentral Malaysia untuk memastikan pasar tidak harga ringgit berlebihan

Bank sentral Malaysia untuk memastikan pasar tidak harga ringgit berlebihan

Bank Negara Malaysia (BNM) mengambil langkah-langkah untuk memastikan pasar tidak harga ringgit secara berlebihan dan tidak sinkron, sambil memberikan likuiditas yang diperlukan di pasar valuta asing.

Dalam sebuah pernyataan, Jumat (11 November), bank sentral, melalui Komite Pasar Keuangan (FMC), mengatakan hal itu juga dalam keterlibatan dekat dengan semua pelaku pasar untuk memperbarui dan memantau situasi pasar.

BNM mengatakan dengan lonjakan volatilitas, pasar valuta asing ringgit telah menjadi rentan terhadap gerakan ekstrim. Kegiatan pasar lepas pantai baru-baru ini telah membawa pada volatilitas yang signifikan dan pengaruh yang merugikan yang tidak semestinya pada harga ringgit, katanya.

“The FMC sehingga ingin mengulangi pelaku pasar bahwa pasar keuangan Malaysia terbuka untuk semua pelaku pasar untuk memfasilitasi transaksi pasar keuangan dan arus modal yang berasal dari sektor ekonomi riil, kegiatan perdagangan dan investasi,” katanya.

BNM Asisten Gubernur, Adnan Zaylani, dikatakan sebagai ringgit adalah mata uang non-internasionalisasi, harga harus sepenuhnya ditentukan oleh transaksi pasar keuangan onshore yang didorong hanya oleh fundamental dan perdagangan asli dan kegiatan investasi di Malaysia.

Sebelumnya pada hari Jumat, Gubernur Muhammad Ibrahim mengumumkan BNM tidak akan mematok ringgit meskipun volatilitas baru-baru ini mata uang telah menghadapi.

Previous post:

Next post: