BI Investigasi Diduga Hacking di Mandiri Online

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Sugeng berbicara dengan manajer BUMN Bank Mandiri menyusul permasalahan yang ditemukan dalam aplikasi Mandiri Online pekan lalu. BI meminta Mandiri untuk memberikan laporan menyeluruh tentang kejadian tersebut, untuk melihat apakah masalahnya bukan disebabkan oleh hacker.

Akhir pekan lalu, aplikasi Mandiri Online harus ditutup karena beberapa masalah. Sekretaris perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, masalah tersebut disebabkan oleh sistem korup, yang mempengaruhi dana nasabah.

Sistem korup membuat transaksi palsu, membuatnya tampak seperti menarik konsumen dari tabungan mereka. Akibatnya, nasabah yang terkena dampak melihat bahwa saldo tabungan mereka berubah.

Rohan mengatakan bahwa sistem tersebut sekarang kembali normal dan kehilangan dana nasabah telah dikembalikan.

“Kami akan menindaklanjuti masalah ini, dan menyelidikinya bersama dengan Bank Mandiri,” kata Sugeng di Jakarta, Senin.

Sugeng mengatakan bahwa Bank Mandiri dan BI telah mulai menyelidiki mengapa aplikasi Mandiri Online, yang baru diluncurkan pada bulan Maret, menunjukkan masalah.