FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Daimler mengungkapkan penyesalan setelah berturut-turut China yang melibatkan eksekutif senior

Daimler mengungkapkan penyesalan setelah berturut-turut China yang melibatkan eksekutif senior

Daimler AG menyatakan penyesalan pada hari Senin untuk sebuah insiden di Cina yang media lokal mengatakan melibatkan eksekutif senior Jerman pembuat mobil mewah membuat komentar yang meremehkan orang-orang lebih baris parkir.

Pejabat Harian Rakyat melaporkan bahwa Rainer Gaertner, yang mengepalai Daimler lokal truk dan bus satuan, telah membuat komentar menghina tentang orang-orang Cina dan digunakan semprotan merica selama perkelahian di Beijing. Itu tidak mengatakan dari mana informasi itu bersumber.

“Kami sangat menyesal argumen pribadi ini. Isi dari argumen ini tidak mewakili sama sekali pandangan dari perusahaan,” kata Daimler Greater China dalam sebuah pernyataan. insiden itu sedang diselidiki oleh pihak berwenang dan Daimler sepenuhnya bekerja sama dengan mereka, katanya.

Pernyataan Daimler tidak memberikan rincian kejadian. Hal ini juga tidak mengidentifikasi eksekutif atau mengomentari penggunaan semprotan merica.

Gaertner tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar melalui telepon atau email.

Harian Rakyat mengatakan baris Jerman eksekutif adalah dengan sopir Cina di sebuah komunitas perumahan di kawasan timur laut Kabupaten Shunyi. Orang yang lewat tertarik untuk bertengkar dan mencoba membela sopir Cina, katanya.

Laporan media mendorong lonjakan obrolan online, dengan ledakan di atas 10 topik yang dibahas di microblog populer Sina Weibo pada Senin pagi. Banyak pengguna diposting komentar yang mengatakan mereka akan menghindari membeli mobil Daimler.

laporan kritis media resmi China di masa lalu memukul reputasi merek asing dan terseret penjualan.

Pada bulan Juni, resmi Global Times mengkritik perusahaan kosmetik Lancome, bagian dari Perancis L’Oreal SA, untuk bekerja dengan Hong Kong penyanyi pro-demokrasi Denise Ho, memicu panggilan online di Cina untuk menghindari bisnis perusahaan. Lancome membatalkan konser yang direncanakan dengan penyanyi.

(Pelaporan oleh Norihiko Shirouzu; Penulisan oleh Adam Jourdan; Editing oleh Muralikumar Anantharaman)

Previous post:

Next post: