Departemen Keuangan Percaya diri terhadap pertumbuhan 5,4 persen di tahun 2018

Pemerintah yakin ekonomi akan tumbuh 5,4 persen pada 2018. Pejabat Kementerian Keuangan Adriyanto mengatakan bahwa target tersebut realistis. “Angka itu bisa dicapai. Dengan asumsi tidak ada kerusuhan geopolitik frontal dan masif, “katanya kemarin di Bogor. Ardiyanto mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun depan akan terpengaruh oleh pencapaian tahun ini. Itu termasuk ekspor yang tumbuh 17 persen di Q3 meskipun ada kekhawatiran tentang proteksionisme A.S. Meskipun demikian, pemerintah harus tetap waspada terhadap masalah ini. Dia beralasan bahwa kebijakan semacam itu dapat mempengaruhi ekonomi China, salah satu mitra dagang utama Indonesia.

Dia mengatakan bahwa hal itu mungkin berdampak pada hubungan perdagangan bilateral, walaupun secara tidak langsung. Perekonomian juga akan didorong oleh investasi yang tumbuh 7,1 persen pada kuartal ketiga. Adriyanto mengatakan bahwa pemerintah terus meningkatkan investasi termasuk melalui belanja modal BUMN, investasi di pasar modal dan pasar uang. “Kami juga berharap bahwa paket ekonomi yang baru diluncurkan akan meningkatkan investasi tahun depan,” katanya. Upaya pemerintah untuk mempertahankan investasi membuat investor yakin akan ekonomi domestik. Adriyanto mengatakan, pemerintah bertekad memperbaiki fundamental ekonomi