Dolar tepi naik sedikit terhadap euro di tengah ketidakstabilan Yunani terus

Euro sedikit melemah terhadap Dolar AS pada hari Senin, menyusul data ekonomi bervariasi dan terus ketidakstabilan di Yunani.

EUR / USD ditutup 0,0001 atau 0,01% menjadi 1,1182, diperdagangkan dalam kisaran di antara 1,1182 dan 1,1186.

Ada sedikit gerakan dengan pasangan, menjelang pertemuan dua hari kebijakan Bank Sentral Eropa pada hari Rabu di Siprus. The FTSEurofirst 300 turun 0,2%, didorong ke bawah oleh kerugian Indeks Bursa Efek General Athena, yang turun 2,45% atau 21,53-858,95.

Pasar Eropa beringsut lebih rendah, sebagai menteri keuangan Spanyol Luis de Guindos mengatakan kepada Bloomberg pada hari Senin bahwa para pejabat Uni Eropa dan Yunani saat ini bekerja pada sebuah bailout ketiga yang bisa mencapai total antara € 30 dan € 50 miliar. Sementara itu, imbal hasil obligasi Spanyol, Italia dan Portugal mencapai rekor terendah dalam mengantisipasi awal zona euro kuantitatif program pelonggaran atau obligasi membeli akhir bulan ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik ke level tertinggi pada hari Senin di lebih dari 11 tahun. Indeks naik tipis 0,2% pada perdagangan sore ditutup pada 95,478. Indeks Dow Jones Industrial Average juga mencapai rekor tinggi, memperoleh 0,86% atau 155,93 ke 18,288.63.

Rilis data ekonomi mengecewakan di Amerika Serikat mencegah setiap keuntungan lebih lanjut terhadap euro. The Institute of Supply Management Index of National Factory Kegiatan jatuh ke 52,9 untuk bulan Februari dari pembacaan 53,5 bulan sebelumnya. Ini menandai tingkat terendah US pertumbuhan manufaktur sejak Januari 2014.