Eaton Sets Eyes di Data Center Indonesia

Perusahaan manajemen tenaga global Eaton menawarkan untuk mengakomodasi industri data center dan energy storage resources yang sedang berkembang di Indonesia. Eaton akan menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara prioritas untuk solusi.

Perusahaan berencana menerapkan teknologi terbarunya di Indonesia, termasuk mengelola data center masa depan.

Langkah ini sejalan dengan ambisi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu ekonomi digital terbesar di dunia pada tahun 2020.

“Eaton ingin membantu dalam pengelolaan daya, menyediakan metode yang andal, efisien dan ramah lingkungan,” kata wakil presiden Eaton untuk Asia Timur Jimmy Yam di Jakarta kemarin.

Jimmy mengatakan bahwa dengan berkembangnya dunia digital, Indonesia harus bisa mengelola konsumsi daya untuk menjamin ketersediaan daya yang berkelanjutan. Pengelolaan daya yang handal dapat membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemakaian listrik dan internet dalam negeri.

Pusat data Eaton sudah digunakan oleh perusahaan besar seperti Facebook di Amerika Serikat dan Alibaba di China.

Selain pusat data, kota cerdas dan Internet Things (IoT) akan memerlukan distribusi daya yang cukup dan berkelanjutan. Eaton menawarkan solusi dengan mendistribusikan tenaga melalui apa yang mereka sebut Smart Grid, yang mendistribusikan listrik ke rumah, bangunan, ke pabrik dengan cara yang lebih aman dan efisien.

Eaton tidak bisa mengatakan kapan mereka akan membangun pusat data di Indonesia. Namun, perusahaan telah memberikan solusi manajemen daya di dalam negeri sejak tahun 1980 dan menawarkan solusi listrik sejak tahun 2007.