Filipina Akan Membeli Kapal Dukungan Medis dari Indonesia

Kementerian Pertahanan Filipina telah mempertimbangkan untuk membeli kapal dukungan medis dari PT PAL Indonesia setelah membeli dua Kapal Sealift Strategis (SSV) dari pembuat kapal milik negara.

General Manager PT PAL Indonesia, Satriyo Bintoro, Kamis, 11 Mei, mengatakan bahwa Filipina telah melakukan evaluasi terhadap rencana tersebut, termasuk finalisasi spesifikasi kapal tersebut.

“Kami optimis mereka akan memesan kapal lain dari PT PAL, karena mereka puas dengan pesanan sebelumnya,” kata Bintoro.

Dia mengakui bahwa kepuasan pelanggan akan meningkatkan kredibilitas pembuat kapal nasional dan menciptakan lebih banyak peluang bisnis bagi PAL Indonesia.

“Selain kapal dukungan medis, mereka membutuhkan tiga SSV lagi, karena spesifikasinya sesuai dengan kondisi di Filipina,” tambahnya.

Filipina sebelumnya telah membeli dua SSV dari perusahaan tersebut, yaitu BRP Tarlac dan BRP Davao Del Sur, senilai total Rp1,1 triliun (US $ 82,4 juta).

Indonesia telah memenangkan tender internasional untuk kapal pada tahun 2014, mengalahkan delapan negara pembuat kapal lainnya, termasuk Korea Selatan, produsen utama kapal dan jet perang.

Kapal perang yang pertama diekspor diluncurkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada tanggal 8 Mei 2016, dan pengiriman kapal kedua diluncurkan oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu pada tanggal 4 Mei.