Gas Tokyo Ingin Berinvestasi di Sulawesi Selatan

Tokyo Gas Jepang ingin berinvestasi di proyek perminyakan di Sulawesi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan bahwa dia mendukung komitmen investasi Gas Tokyo.

“Kami mendengar bahwa Tokyo Gas akan berinvestasi di Indonesia, saya juga mendengar bahwa Tokyo Gas ingin bergabung dengan proyek LNG di Sulawesi,” katanya dalam sebuah pertemuan dengan direktur eksekutif Tokyo Gas di Jepang pada hari Senin.

Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Duta Besar RI untuk Jepang Arifin Tasrif, Utusan Khusus untuk Jepang Rahmat Gobel, direktur umum listrik Kementerian Energi Andy Noorsaman Sommeng dan anggota Dewan Energi Nasional Achdiyat Atmawinata.

Menteri Jonan selanjutnya mengharapkan Tokyo Gas untuk berkolaborasi dengan perusahaan lokal untuk pengembangan proyek LNG di Indonesia.

Presiden perusahaan gas Michiaki Hirose mengatakan bahwa dia tertarik untuk bekerja sama dengan salah satu perusahaan besar di Indonesia.

Hirose mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah mengimpor gas dari Indonesia sejak tahun 1969.

Tokyo Gas adalah perusahaan gas alam terbesar Jepang yang memasok gas ke kota-kota besar di negara itu, seperti Tokyo, Kanagawa, Saitama, Chiba, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Yamanashi dan Nagano.

Perusahaan berencana untuk melakukan Studi Pengembangan LNG sehubungan dengan proyek Sulawesi. Pembangunan LNG akan dibagi menjadi beberapa kelompok, termasuk gas untuk industri, gas untuk listrik, dll.

Rencana induk dan studi kelayakan proyek LNG diharapkan selesai pada 2018.