Gunung Agung Letusan: Bandara Lombok Tertutup

Navigasi Udara (Airnav) telah meminta operator Bandara Internasional Lombok (LIA) untuk menghentikan operasinya akibat letusan Gunung Agung.

Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Internasional Lombok Oral Sem Willar mengatakan bahwa bandara ditutup kemarin pukul 5:55 waktu setempat. “Instruksi untuk menutup [bandara] dikeluarkan untuk keselamatan penerbangan,” katanya kemarin setelah menghadiri sebuah pertemuan di LIA Crisis Center.

Baca juga: Gunung Agung Meletus; 4 Airliners Membatalkan Penerbangan dari dan ke Bali

Menurutnya, ada 10 penerbangan yang tersisa kemarin malam. Sebelumnya, penerbangan Batik Air yang diikat Lombok dari Jakarta dialihkan ke Ngurah Rai karena para pilot menghindari pelanggaran terhadap NOTAM. Pihak berwenang belum menghentikan operasi Bandara Ngurah Rai yang letaknya jauh dari Gunung Agung.

Manajer Umum LIA I Gusti Ngurah Ardita sebelumnya mengatakan bahwa hanya Garuda, Silk Air dari Singapura dan AirAsia dari Kuala Lumpur telah membatalkan penerbangan mereka ke Lombok. Citapink Vice President Communication Benny Butarbutar mengatakan bahwa keputusan tersebut dibuat untuk keselamatan penumpang.

Manajer Umum Komunikasi Sriwijaya Air Agus Soedjono mengatakan akan terus memantau situasi terkini Gunung Agung. “Penerbangan yang diikat Bali tetap normal. Tapi jika NOTAM dikeluarkan, kami akan segera membatalkan penerbangan dari dan ke Bali. “