Indonesia, Australia Menandatangani Perjanjian Kerjasama Pengangkutan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan menandatangani kesepakatan kerja sama transportasi antara Indonesia dan Australia.

“Duta Besar Australia Paul Grigson tiba hari ini untuk memberikan undangan dari Menteri Perhubungan Australia untuk menandatangani sebuah nota kesepahaman mengenai kerjasama transportasi antara Indonesia dan Australia,” kata juru bicara kementerian tersebut Hengki Angkasawan dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima Tempo hari ini.

Apalagi, Hengki menambahkan bahwa forum bisnis akan digelar dengan pemilik usaha transportasi untuk menarik investasi Australia ke Indonesia di bidang infrastruktur transportasi. Pada pertemuan pertama dengan Bapak Paul, Menteri Budi membahas penerbangan tambahan dari Lombok, Labuan Bajo dan Bali ke Down Under.

Sejauh ini, maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Indonesia Air Asia telah mengoperasikan penerbangan dari Jakarta dan Denpasar ke Sydney, Melbourne dan Perth. Sementara itu, Qantas, Jetstar dan Virgin Australia telah membuka rute baru dari Sydney, Melbourne, Perth, Brisbane, Darwin, Adelaide Townsville dan Ciarns ke Bali Denpasar dan Jakarta.

“Tujuan pembukaan rute baru dari Indonesia ke Australia dan sebaliknya adalah untuk mempromosikan pariwisata dan hubungan antara kedua negara,” kata Hengki. Kedua negara juga akan bekerja sama di sektor kelautan, kata Hengki, dengan menyiapkan draf MoU antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Otoritas Keselamatan Laut Australia di perbatasan maritim dan mitigasi pencemaran laut.

Selain itu, pemerintah Indonesia dan Australia akan bekerja sama untuk mengatur dan mempromosikan keselamatan transportasi sesuai dengan standar internasional. “Pertemuan tersebut juga akan meninjau kerjasama yang ada dan memperluas kesepakatan bilateral potensial antara kedua negara,” kata Hengki.