FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Indonesia Garuda AS kembali untuk menghasilkan 5 persen dari 2017 pendapatan: CEO

Indonesia Garuda AS kembali untuk menghasilkan 5 persen dari 2017 pendapatan: CEO

Garuda Indonesia, maskapai nasional negara itu, mengharapkan kembalinya ke Amerika Serikat tahun depan dengan tiga penerbangan seminggu untuk menghasilkan sekitar 5 persen dari pendapatan penumpang top-line maskapai untuk 2017, kata kepala eksekutif.

Maskapai ini sedang melakukan negosiasi hak untuk memulai layanan dari Jakarta ke Los Angeles melalui Jepang, Chief Executive Officer Arif Wibowo mengatakan dalam sebuah wawancara. Dia mengatakan penerbangan baru akan menjadi “tonggak” untuk Garuda, yang dilaporkan US $ 3810000000 total pendapatan usaha pada tahun 2015.

rencana Garuda mengikuti Agustus pengumuman oleh Federal Aviation Administration US (FAA) bahwa kinerja keselamatan penerbangan Indonesia sekarang memenuhi standar internasional, yang memungkinkan operator untuk terbang ke Amerika Serikat.

FAA dihapus kemampuan operator negara untuk terbang ke Amerika Serikat pada tahun 2007. Negara Asia tenggara telah berjuang dengan catatan penerbangan tambal sulam.

Garuda juga mempertimbangkan rute ke New York melalui Eropa, di mana ia terbang ke Amsterdam dan London.

“Apa yang kami bertujuan untuk … ambil pasar antara Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Wibowo Reuters Kamis malam di sela-sela majelis penerbangan PBB di Montreal.

“Kita bisa mulai dari tiga penerbangan per minggu. Akhirnya kami juga bertujuan untuk menjadi penerbangan harian.”

Lalu lintas antara Amerika Serikat dan Indonesia adalah sekitar 400.000 penumpang per tahun, katanya.

Garuda diperdagangkan tetapi pemerintah Indonesia adalah pemegang saham terbesar dengan 60 persen saham.

Pembawa cepat tumbuh dalam negosiasi dengan planemaker Boeing Co dan rivalnya EADS SE untuk setidaknya 22 pesawat widebody untuk menggantikan A330 yang carrier telah di sewa operasi, kata Wibowo.

(Editing oleh Jeffrey Benkoe)

Previous post:

Next post: