FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Indonesia melihat stok beras melambung, tidak ada impor direncanakan sampai akhir tahun

Indonesia melihat stok beras melambung, tidak ada impor direncanakan sampai akhir tahun

Setelah berjuang untuk bertahan hidup dampak dari fenomena cuaca El Nino tahun lalu, Indonesia akhirnya melihat pasokan domestik yang paling penting makanan pokok kembali negara ke tingkat yang memadai, mengesampingkan kebutuhan untuk mengimpor akhir tahun.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengatakan Rabu bahwa stok beras nasional negara mencapai 1,98 juta ton pada bulan Oktober, melonjak dari 1,03 juta ton pada bulan yang sama tahun lalu, sebuah prestasi dia dikaitkan dengan cuaca ramah sepanjang tahun ini.

“Saya dapat meyakinkan Anda bahwa tidak akan ada [beras] impor sampai akhir tahun,” katanya di sela-sela kunjungannya ke markas Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) di Cilodong, di pinggiran Jakarta.

Pola cuaca El Nino, yang dikenal untuk memicu musim kemarau yang berkepanjangan, dampak produksi beras dalam negeri pada bulan-bulan terakhir tahun lalu.

Segera setelah pelantikannya pada akhir 2014, Jokowi mengumumkan bahwa ia menargetkan mencapai swasembada beras pada 2017 dan pemerintahannya akan memberikan lebih banyak insentif kepada petani untuk memenuhi tujuan ini.

Pada tahun 2014, pemerintah, melalui Badan Urusan Logistik (Bulog), impor setidaknya 425.000 ton beras dari Thailand dan Vietnam.

Previous post:

Next post: