FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Indonesia membutuhkan 3,8 juta pekerja terampil baru per tahun

Indonesia membutuhkan 3,8 juta pekerja terampil baru per tahun

Indonesia perlu menghasilkan 3,8 juta pekerja terampil setiap tahun untuk memenuhi target menjadi ekonomi terbesar ketujuh di tahun 2030, seorang pejabat mengatakan.

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan bahwa saat ini Indonesia adalah ekonomi terbesar ke-16 dengan 57 juta pekerja terampil. Pada 2030, Indonesia akan membutuhkan 113 juta pekerja terampil.

“Ada kekurangan dari 56 juta pekerja terampil, dan yang harus diisi dalam 14 tahun,” katanya usai penandatanganan nota kesepahaman tentang pelatihan kejuruan di kantor Kementerian Perindustrian, Selasa.

Hanif menambahkan bahwa pemerintah, melalui beberapa kementerian, akan mengintensifkan pelatihan kejuruan.

Departemen Tenaga Kerja juga akan fokus pada pusat-pusat pelatihan kejuruan (BLK) berkoordinasi dengan industri. Saat ini, 650 perusahaan yang bekerja dengan BLK untuk memberikan magang.

Previous post:

Next post: