Indonesia menawarkan kerjasama pembiayaan nelayan pada pertemuan IORA

Indonesia mempromosikan skema kemitraan untuk membantu membiayai nelayan skala kecil ke anggota Asosiasi Pelaut Tepi Laut India (IORA) selama Konferensi Tingkat Menteri Ekonomi Biru II (BEC II) IORA yang sedang berlangsung di Jakarta pada hari Senin.

Idenya disambut dengan respon positif dari anggota IORA, kata asisten menteri urusan maritim untuk urusan kedaulatan maritim, Arief Havas Oegroseno, seperti dilansir Antara, Selasa.

Dia mengatakan bahwa skema kemitraan semacam itu telah diimplementasikan di beberapa negara, termasuk Afrika Selatan, Oman, Mozambik dan Madagaskar.

“Kemitraan ini akan memungkinkan perusahaan swasta mendapatkan dana dari bank untuk membantu nelayan,” ia menjelaskan.

Di Indonesia, tambahnya, bank pemerintah milik negara Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mengalokasikan Rp 14 triliun untuk kredit nelayan skala kecil, dimana masing-masing nelayan dapat menerima pinjaman hingga $ 2.500.

Sementara itu, sekretaris jenderal IORA KV Bhagirath mengungkapkan optimismenya bahwa forum IORA BEC II dapat merumuskan program yang berguna bagi negara-negara anggota.

“Wilayah Samudera Hindia memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan, namun kita belum banyak berbuat,” tegasnya.

BEC II merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan KTT Pemimpin IORA yang diselenggarakan pada tanggal 5 sampai 7 Maret di Jakarta.