Jasa Marga, PLN Melakukan Securitizations

Dua badan usaha milik negara (BUMN) saat ini berencana untuk mengamankan aset mereka untuk tujuan penggalangan dana. Operator jalan tol Jasa Marga saat ini sedang mempersiapkan asetnya, sementara perusahaan listrik PLN belum mengkonfirmasi kapan rencana tersebut akan direalisasikan.

Wakil Deputi Bidang Konstruksi Kementerian Perindustrian, infrastruktur dan fasilitas Pontas Tambunan, mengatakan Jasa Marga akan mengamankan asetnya pada Mei atau Juni. Sekuritisasi baru di Indonesia, oleh karena itu, perusahaan membutuhkan waktu untuk melakukan eksekusi.

“Masih baru. Kita tidak bisa langsung meluncurkannya. Jumlah investornya masih terbatas, “kata Pontas pekan lalu di Bogor. Namun, dia mengatakan beberapa investor telah mengkonfirmasi minat mereka terhadap proyek tersebut.

Dia menjelaskan, sekuritisasi tersebut bertujuan untuk mempermudah proses penjualan aset BUMN ke perusahaan swasta. Hasil penjualan aset akan digunakan untuk membantu membangun infrastruktur baru. Sekuritisasi tersebut merupakan perintah langsung dari Presiden Jokowi.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan perusahaannya akan mengamankan asetnya tahun ini. PLN juga berencana melepas obligasi senilai US $ 3 miliar dengan tenor 10 tahun.

PLN antara lain akan melakukan sekuritisasi aset PLTU Suralaya di Banten. “Kami sedang meninjau nilainya. Tapi kami meminta minimal Rp5-10 triliun. “