FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Jokowi ingin sekolah kejuruan memiliki ‘guru praktis’

Jokowi ingin sekolah kejuruan memiliki ‘guru praktis’

Presiden Joko “Jokowi” Widodo ingin sekolah kejuruan memiliki “guru praktis” bukan “guru normatif” untuk memberikan siswa keterampilan kerja yang diperlukan.

“Kami memiliki banyak sekolah kejuruan, tetapi di lapangan, 70 sampai 80 persen guru yang ‘guru normatif’: fisika, kimia, dan bahkan kewarganegaraan,” Jokowi mengatakan selama Bank Indonesia (BI) bankir ‘acara makan malam di Jakarta pada hari Selasa.

Sebaliknya, presiden ingin guru untuk mengajar siswa bagaimana untuk membangun gedung, mesin perbaikan dan sebagainya. pemerintah saat ini sedang melakukan negosiasi dengan industri untuk “meminjam” ahli untuk mengajar di sekolah-sekolah kejuruan.

Selain itu, Jokowi mengisyaratkan bahwa ia ingin kapasitas pusat pelatihan kejuruan (BLK) ditingkatkan. Dia menyebutkan bahwa BLK bahkan besar hanya diproduksi 300 hingga 400 lulusan setiap tahun.

“Itu terlalu kecil, kita perlu jutaan, kita harus mempersiapkan ini,” tambahnya.

Previous post:

Next post: