Jokowi Minta Bank Dunia Memberikan Prospek Perekonomian Indonesia

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta Bank Dunia untuk memberikan pandangannya terhadap ekonomi Indonesia di tengah perkembangan dinamis ekonomi global yang cepat.

“Kami telah mendesak mereka untuk menjelaskan seperti apa prospek ekonomi Indonesia dan apa kekurangannya,” katanya saat bertemu dengan para eksekutif Bank Dunia di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa.

Eksekutif Bank Dunia termasuk Direktur Bank Dunia Indonesia Rodrigo Chaves; Ekonom Utama Frederico Gil Sander; Pemimpin Program untuk Pembangunan Berkelanjutan Taimur Samad; Pemimpin Program untuk Pembangunan Manusia Camilla Holmemo; Pemimpin Program untuk Pertumbuhan, Keuangan, dan Lembaga Equity Yongmei Zhou; dan Pejabat Operasional Steisianasari Mileiva.

Sementara itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator Kelautan Luhut B. Pandjaitan, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Presiden juga meminta saran Bank Dunia mengenai cara memperbaiki berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia.

“Darimana kita memulai perbaikan? Saya pikir masukan dari institusi lain itu penting bagi kita untuk mengatasi kekurangannya,” katanya.

Ini juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dan Presiden Jokowi di Istana Merdeka di Jakarta pada tanggal 26 Juli 2017.

Pertemuan yang diadakan pada 26 Juli tersebut membahas persiapan untuk pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional Internasional – Bank Dunia di pulau resor Indonesia di Bali tahun depan, antara lain.