FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Kementerian Alamat Tantangan CPO Ekspor ke Prancis

Kementerian Alamat Tantangan CPO Ekspor ke Prancis

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap bahwa Crude Palm Oil (CPO) ekspor Indonesia ke Prancis tidak akan dirusak oleh pengenaan akan datang negara dari pajak khusus untuk produk minyak sawit.

Oleh karena itu, Airlangga telah bertemu dengan Duta Besar Indonesia untuk Perancis Leut. Jenderal (Purn.) Hotmangaradja Pandjaitan di Gedung Kementerian Perindustrian di Jakarta.

“Kami membahas banyak hal tentang minyak sawit. Termasuk keanekaragaman hayati. Kami tidak ingin menghadapi masalah berkaitan dengan produk, “kata Airlangga Rabu, 9 November, setelah pertemuan dengan Pandjaitan di Jakarta, seperti dikutip Antara .

Dalam pertemuan itu, ia membahas tantangan yang dihadapi oleh ekspor CPO Indonesia ke Perancis. “Dia [Mr. Duta] prihatin dengan masalah ini. Tapi kita juga harus mengawasi itu, “kata Airlangga.

Parlemen Perancis telah menyetujui pajak tambahan pada minyak sawit untuk makanan yang efektif pada tahun 2017.

retribusi tambahan ditujukan untuk mencerminkan perkebunan kelapa sawit kerusakan lingkungan dapat menyebabkan dengan tarif pajak 90 euro (102 dolar AS) per ton.

Angka ini jauh di bawah tingkat yang diusulkan awal € 300 pada bulan Januari 2016. Namun demikian, minyak sawit menghasilkan yang bisa memenuhi kriteria lingkungan sustainabile tidak akan dikenakan pajak.

Previous post:

Next post: