FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /KIK untuk Meningkatkan Kontribusi Jateng untuk Indonesia Ekonomi

KIK untuk Meningkatkan Kontribusi Jateng untuk Indonesia Ekonomi

Pemerintah mengharapkan pembangunan Kendal Industrial Park (KIK) yang akan dipercepat dalam upaya untuk meningkatkan kontribusi Jawa Tengah untuk perekonomian nasional.

“Karena kontribusi Jawa Tengah untuk perekonomian nasional masih sekitar 9,7 persen atau di belakang Jawa Barat dengan 27 persen dan Jawa Timur dengan 18 persen,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 14 November, 2016.

Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian dan pemerintah provinsi Jawa Tengah telah memulai pengembangan KIK dengan menyiapkan master plan ekonomi dan rencana strategis dari Jawa Tengah untuk mendirikan zona ekonomi khusus berbasis industri.

KIK merupakan perusahaan patungan antara PT Jababeka Tbk dan Sembcorp Pembangunan Indonesia Pte. Ltd, anak perusahaan dari berbasis di Singapura Sembawang Development Ltd

Airlangga percaya bahwa KIK akan meningkatkan Kendal dan ekonomi Jawa Tengah melalui kesempatan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, pembentukan pasar baru, dan mendirikan kota-kota baru sebagai pusat kegiatan lainnya.

“Saat ini ada 20 perusahaan yang telah menyatakan komitmen mereka untuk berinvestasi di KIK, yang terdiri dari investor membentuk Jepang, Malaysia, Singapura dan Indonesia,” katanya, menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan akan mampu menyerap 4.035 pekerja dengan hunian tanah 31 hektar dan investasi nilai Rp4,3 triliun.

Previous post:

Next post: