Lippo Mempercantik Kota Baru Meikarta dengan Fasilitas

Lippo Group mengumumkan dalam siaran pers bahwa sebanyak lima pilar dan pusat inovasi akan dibangun di kota baru Meikarta, yaitu infrastruktur dan transportasi yang inovatif, CBD berteknologi tinggi dan klub riset, pusat bisnis dan komersial, hijau Hidup yang sesuai, dan pusat seni, budaya, dan pendidikan.

Lippo berharap agar Meikarta tumbuh seiring dengan terwujudnya rencana pemerintah untuk menjadikan koridor Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung sebagai Shenzen Indonesia. Selain itu, sejumlah angkutan umum dan infrastruktur akan dibangun di komplek perumahan untuk penghuninya.

“Akan ada kereta api berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung, Pelabuhan Patiban Deep, bandara Kertajati, monorel, dan jalan raya yang dilalui Jakarta-Cikampek,” kata perusahaan tersebut dalam siaran persnya, Kamis, 4 Mei 2017.

Lippo menawarkan produk properti di daerah Meikarta yang tersedia seharga Rp12,5 juta per meter persegi, serta hipotek rumah atau apartemen yang akan jatuh tempo dalam 25 tahun dengan tingkat bunga 8,25 persen.

Perusahaan juga mengajukan fasilitas pemesanan sebesar Rp2 juta dengan uang muka 10 persen dari harga produk. Lippo yakin Meikarta akan menjadi investasi yang menguntungkan di Asia Tenggara.

CEO Lippo Group James Riady mengatakan bahwa pengembangan kota baru ini didukung oleh mitra investasi global, yaitu Mitsubishi, Toyota, dan Sanko Soflan. Kota baru di Cikarang, James menambahkan, terletak di jantung ekonomi nasional di koridor Jakarta-Bandung.

James menambahkan bahwa 60 persen kegiatan ekonomi nasional terkonsentrasi di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Bandung. James memperkirakan bahwa penduduk di Bekasi dan Cikarang bisa tumbuh menjadi 20 juta orang.

“Artinya perekonomian nasional akan terpusat di sini,” katanya.

Tahap pertama pengembangannya bertujuan untuk membangun 400.000 rumah dengan kapasitas lebih dari 2 juta orang. James menambahkan, pengembangan tahap pertama Meikarta dengan total ukuran 28 juta meter persegi sudah disiapkan sejak 2014.

Pembangunannya dimulai pada 2016 yang menghasilkan 200 bangunan, masing-masing terdiri dari 35-46 lantai. Proyek ini diharapkan bisa mempekerjakan 85.000 pekerja.

“Ketika kota baru selesai, diharapkan bisa menyerap 6 juta-8 juta pekerja,” James menambahkan.

James berharap agar Meikarta dapat membantu mengurangi tekanan yang ditimbulkan oleh kemacetan, kemacetan, dan masalah sosial lainnya di Jakarta. Saat ini, harga tanah di koridor Bekasi-Cikarang adalah antara Rp18 juta sampai Rp20 juta per meter persegi.