Menteri Ingin Kemudahan Indonesia Melakukan Peringkat Bisnis Meningkat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa pemerintah bertujuan untuk memperbaiki peringkat kemudahan usaha Indonesia (EoDB).

“Kami peringkat 91 di EoDB. Kita harus terus berjuang dan kita harus siap tahun ini. Saya memiliki prediksi saya sendiri tentang posisi kami di akhir tahun. Kita harus terus berjuang untuk melompati Vietnam, “kata Darmin kemarin di Jakarta Pusat.

Vietnam sekarang berada di peringkat 82. Indonesia berada di peringkat 91 di EoDb berdasarkan data yang dirilis pada 2016, atau naik 15 tempat dari posisi sebelumnya.

Kemudahan berbisnis di Indonesia perlu ditingkatkan untuk menarik lebih banyak investor dan terlebih lagi karena pemerintah mengharapkan untuk menyelesaikan proyek infrastruktur. Menurut Darmin, anggaran negara tidak cukup untuk mendanai proyek. “Kita harus melibatkan perusahaan swasta.”

Darmin mengatakan bahwa proyek infrastruktur akan memiliki multiplier effect. Akibatnya, Indonesia berhasil menahan pelambatan ekonomi. “Pada 2016, kami pulih. Kita harus bersyukur karena sebagian besar ekonomi dunia tidak berhasil pulih, “katanya.

Darmin mengatakan bahwa pemerintah semakin membaik dalam mengendalikan inflasi. 2016 melihat inflasi terjaga di 3,02 persen. “Kabar baik lainnya adalah pertumbuhan [ekonomi] meningkat meski sedikit seiring dengan hal positif lainnya,” katanya.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu mencapai 5,02 persen. Darmin mengatakan bahwa itu adalah pertumbuhan yang berkualitas. “Karena tingkat pengangguran turun, tingkat kemiskinan turun dan Gini rato juga mengalami penurunan,” katanya.