Menteri meresmikan jaringan gas untuk melayani 24.000 rumah tangga di Surabaya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meresmikan jaringan gas untuk melayani 24.000 rumah tangga di Surabaya, Jawa Timur, pada hari Minggu.

Pemerintah menugaskan perusahaan gas milik negara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk membangun jaringan, yang membentang 196 kilometer dan bernilai Rp 221,9 miliar (US $ 16,7 juta)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa pengembangan jaringan gas merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan Joko Jokowi Widodo.

“Pengembangan apapun untuk mendorong lebih banyak persamaan sungguh menakjubkan. Prioritas kami meliputi rumah dasar, apartemen murah dasar dan daerah yang perlu untuk meningkatkan efisiensi, “katanya pada acara peresmian di apartemen murah Penjaringan Sari di Surabaya.

Sampai dengan 0,6 juta metrik kaki kubik gas per hari (mmscfd) bersumber dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Madura Barat, dan pipa-pipa tersebut tersebar di seluruh Surabaya Timur, Tengah dan Selatan.

Sejak 2009, pemerintah telah membangun jaringan gas untuk 185.991 rumah tangga di 14 provinsi. Sebelum peluncuran resmi hari Minggu, Surabaya memiliki jaringan gas untuk hanya 2.900 rumah tangga.