Minyak memantul lagi pada Kekacauan Timur Tengah

Harga minyak naik sebanyak 3 persen pada Selasa karena ketegangan di Timur Tengah meningkat menyusul jatuhnya jet tempur Rusia dekat perbatasan Suriah-Turki, dan melemahnya dolar AS memberikan insentif bagi investor untuk membeli lebih banyak minyak.

Brent berjangka untuk Januari naik 96 sen menjadi $ 45,79 per barel pada 10:49 EDT (1549 GMT), naik 2,1 persen pada penutupan Senin. US West Texas Intermediate (WTI) minyak mentah naik 95 sen, atau 2,3 ​​persen, pada $ 42,70.

“Berita dari jet militer menabrak di Suriah adalah pengingat bahwa masih risiko besar di Timur Tengah,” kata Bjarne Schieldrop, analis komoditas utama Olso berbasis di SEB.

Turki mengatakan telah menembak jatuh sebuah jet tempur buatan Rusia dekat perbatasan Suriah setelah melanggar wilayah udara Ankara. Militer Turki tidak mengkonfirmasi asal pesawat, namun Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, salah satu jet tempur yang telah jatuh di Suriah.

Presiden Rusia Vladimir Putin disebut insiden “menusuk di belakang” yang dilakukan oleh kaki tangan teroris, mengatakan insiden itu akan memiliki konsekuensi serius bagi hubungan Moskow dengan Ankara.