Orang masih bermimpi memiliki rumah di Jakarta

Hampir setengah dari penduduk Jakarta Raya – Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi – masih bermimpi memiliki rumah di Jakarta meski ada kemacetan lalu lintas sehari-hari yang harus mereka hadapi, sebuah penelitian menunjukkan.

Survei yang dilakukan oleh portal perumahan online Rumah123, menunjukkan bahwa 42,46 persen responden ingin tinggal di ibu kota daripada di kota satelitnya.

Tangerang di Banten merupakan pilihan kedua, dengan 22,46 persen responden tertarik untuk memiliki rumah di sana, diikuti oleh kota-kota di Jawa Barat, Bogor dengan 12,01 persen, Depok dengan 11,76 persen dan Bekasi dengan 11,31 persen.

Manajer umum negara Properti123, Ignatius Untung, mengatakan kurangnya kompleks perumahan berkualitas di Bekasi menyebabkan keengganan untuk tinggal di sana.

“Dibandingkan Tangerang, Bekasi memiliki rumah yang lebih sedikit yang dikembangkan oleh pengembang terkemuka,” kata Untung, menambahkan bahwa kemacetan lalu lintas adalah alasan lain mengapa orang tidak menyukai Bekasi.

“Tidak ada responden yang tinggal di Depok yang berniat membeli properti di Bekasi,” katanya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.

Survei yang disebut “Sentiment Survey” ini diadakan dari tanggal 15 sampai 5 April dan memiliki 4.140 responden yang kebanyakan tinggal di Jabodetabek.