FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Pegawai pajak atas tidak puas dengan hasil tax amnesty

Pegawai pajak atas tidak puas dengan hasil tax amnesty

Perpajakan Dirjen Ken Dwijugeasteadi mengatakan dia tidak puas dengan hasil putaran pertama program amnesti pajak meskipun telah mengumpulkan Rp 97200000000000 (US $ 7490000000) dalam penebusan atau 58,99 persen dari sasaran target Rp165 triliun.

Ken menjelaskan hanya 2,09 persen dari 20,1 juta wajib pajak berpartisipasi dalam putaran pertama program pengampunan pajak, yang berakhir pada 30 September

Dia mengatakan 20 juta wajib pajak diharapkan akan berpartisipasi dalam dua periode berikutnya dari program amnesti pajak, yang pemerintah harapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi.

“Dengan fakta dan data yang menunjukkan bahwa kami mampu mengumpulkan Rp 97 triliun dalam waktu tiga bulan pertama, sebuah prestasi yang dianggap sebagai program amnesti pajak yang paling sukses di dunia, saya masih belum puas. Ini harus sepuluh kali lebih tinggi dari Rp 97 triliun, maka saya akan puas, “kata Ken wartawan di Jakarta baru-baru ini.

Dia mengatakan sebagian besar aset dinyatakan berada aset likuid, sebesar Rp 1,3 kuadriliun atau 37 persen dari total aset. Itu terdiri dari Rp 999000000000000 senilai aset menyatakan dari dalam negeri, Rp 96740000000000 aset yang direpatriasi dan Rp 280 triliun aset dinyatakan dari luar negeri.

“Jadi saat ini, Rp 1.300 triliun dana yang menganggur di bank,” jelas Ken.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa dalam periode kedua pelaksanaannya, selain dari mengejar ikan besar yang belum berpartisipasi dalam program amnesti pajak, Kantor Pelayanan Pajak akan menjangkau wajib pajak dari usaha kecil menengah (UKM), saat ini hanya sekitar 54.000 dari total 367.464 wajib pajak UKM telah berpartisipasi dalam program ini.

Previous post:

Next post: