Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Jayapura Dimulai pada bulan September

Jayapura dengan kapasitas 50 MW diharapkan mulai beroperasi pada bulan September tahun ini.

Presiden Joko Widodo kemarin memecah pembangkit listrik dan meluncurkan pembangkit listrik tenaga batu bara Tidore berkapasitas 14 MW.

Pembangunan pembangkit listrik tenaga gas berbahan bakar hidrogen berkapasitas 50 MW Jayapura dimulai pada Januari 2017. Sekarang sudah 70 persen selesai, sedangkan pekerjaan kelistrikannya sudah selesai.

Proyek pembangkit listrik berharga Rp785 miliar.

“PLN akan melanjutkan komitmennya untuk memperbaiki tingkat elektrifikasi di Papua dan Maluku,” kata Haryanto, direktur bisnis PLN BUMN pertambangan milik Maluku.

Pasokan listrik Jayapura saat ini mencapai 84 MW, sedangkan Tidore sekarang 41 MW.

Peningkatan pasokan listrik akan meminimalkan pemadaman listrik dan membuka peluang untuk menarik pelanggan baru di sektor rumah tangga dan industri.