Pembangkit Tenaga Listrik Tiba di Medan

Perusahaan Listrik Nasional Indonesia, PT PLN, dijadwalkan untuk menerima pembangkit listrik 240 megawatt (MW) dari Turki, tiba di Medan pada Mei 2017.

Direktur Bisnis Regional Daerah PLN, Amir Rosidin, mengatakan dalam siaran pers yang diterima ANTARA, Kamis bahwa operasi pembangkit listrik kapal laut (MVPP) akan mengakibatkan surplus pasokan listrik di Sumatera Utara.

Menurutnya, MVPP berangkat dari Istanbul, Turki, pada hari Minggu (23 April) dan diperkirakan tiba di Medan, Sumatera Utara, dalam waktu 21 hari.

Operasi MVPP akan meningkatkan cadangan pasokan listrik di provinsi Sumatera Utara dan memperbaiki layanan listrik.

“MVPP ini akan menambah pasokan listrik 240 MW, sehingga pasokan listrik di sistem Sumatera Utara aman,” kata Amir.

Saat ini, kapasitas rata-rata sistem kelistrikan Sumatra Utara adalah 2.100 MW, dan beban puncak tertinggi pada Mei 2016 mencapai 2.075 MW.

Dengan demikian, dengan tambahan 240 MW tenaga dari MVPP, sistem ini akan memiliki cadangan daya sekitar 265 MW.

“MVPP adalah solusi cepat untuk meningkatkan pasokan listrik pada masa Idul Fitri 2017,” katanya.

Amir menambahkan, upaya lain yang dilakukan PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan Sumsel meliputi pembangunan pembangkit listrik tenaga uap Pangkalan Susu Unit 3 dan 4 masing-masing berkapasitas 220 MW.

Dalam hal transmisi, PLN juga membangun jaringan transmisi Sumatera seberat 275 kilovolt yang akan menghubungkan jaringan listrik dari Sumatera bagian selatan, tengah, dan utara, tegasnya.

“Upaya ini diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan di Sumatera dan meningkatkan rasio elektrifikasi Indonesia menjadi 97,2 persen pada 2019,” ungkapnya.