FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Pemerintah arus peraturan untuk memotong kali tinggal untuk 2,5 hari

Pemerintah arus peraturan untuk memotong kali tinggal untuk 2,5 hari

Pemerintah perampingan 14 peraturan pra-pembukaan dalam upaya untuk memotong kali pelabuhan tinggal Indonesia untuk 2,5 hari seperti yang ditargetkan oleh Presiden Joko “Jokowi” Widodo, seorang menteri mengatakan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan operator pelabuhan negara Pelindo berhasil memotong kali pelabuhan tinggal untuk 3,2 hari dari 5,7 hari. Namun, kata dia, pemerintah diharapkan waktu tinggal di bawah 2,5 hari untuk meningkatkan daya saing negara terhadap negara-negara rekan-nya.

Menteri lebih lanjut mengatakan sebagian besar masalah di masa pelabuhan diam terjadi karena ada terlalu banyak peraturan dan proses pra-izin lama. Dari total 74 peraturan pre-clearance, pemerintah berhasil menggeser 60 dari mereka secara online.

“The 14 peraturan yang tersisa sedang diperiksa. Kami bertujuan untuk proses pra-izin untuk mengambil hanya satu hari sementara proses bea cukai dan pasca-izin akan mengambil hanya setengah hari dan satu hari masing-masing,” kata Budi dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin.

Menurut data Kementerian Perhubungan, saat ini dibutuhkan 1,6 hari untuk menyelesaikan proses pra-izin sementara bea cukai mengambil setengah hari dan 1,25 hari untuk posting clearance.

Budi mengatakan, pemerintah juga mendesak Pelindo untuk bekerjasama dengan sektor swasta dalam upaya untuk memotong pelabuhan kali tinggal sehingga Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara sebaya. Ini sudah lama tinggal kali yang menghambat daya saing Indonesia, tegasnya.

“Kami juga ingin memotong biaya transshipment dan membatasi kali transshipment hanya tiga hari,” kata Budi.

Transshipment adalah proses pengiriman barang atau kontainer ke tujuan menengah, sebelum dikirim ke tujuan akhir mereka.

Previous post:

Next post: