FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Pengusaha brace untuk mogok Dec.2 serikat pekerja

Pengusaha brace untuk mogok Dec.2 serikat pekerja

Pengusaha menyatakan harapan bahwa rencana serikat buruh ‘untuk mogok di seluruh negeri pada Dec.2 untuk menuntut upah yang lebih tinggi dan penangkapan non-aktif Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama akan berjalan damai.

“Kami berharap bahwa reli massa damai dan terkendali, dan tidak mendapatkan dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain yang ingin mengambil keuntungan dari situasi ini,” kata Apindo wakil ketua Shinta Widjaja Kamdani, Kamis.

Shinta mengatakan bahwa perusahaan telah memperketat kontrol dan koordinasi dengan serikat buruh di daerah mereka untuk mencegah tindakan yang dapat mengganggu kegiatan usaha.

Konfederasi kursi Serikat Pekerja (KSPI) Indonesia, Kata Iqbal, mengatakan bahwa bisnis tidak perlu khawatir tentang pemogokan buruh nasional karena tindakan seperti yang umum di banyak negara lain dan dilindungi oleh hukum.

“Untuk memastikan hubungan baik dengan perusahaan, sebagian besar pekerja yang berpartisipasi dalam reli akan bertukar hari kerja mereka. Alih-alih bekerja pada hari Jumat, akan bekerja pada hari Sabtu atau permintaan cuti, “katanya kepada The Jakarta Post.

Said mengatakan bahwa serikat buruh menuntut pencabutan Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang upah dan juga peningkatan upah minimum antara 15 persen dan 20 persen.

Pemogokan dijadwalkan untuk hari yang sama dengan reli diprakarsai oleh Gerakan Nasional Pengamanan Fatwa Ulama Dewan Indonesia (GNPF-MUI) karena pengunjuk rasa memiliki minat yang sama, yang menangkap Ahok, jelasnya.

Antara 50.000 dan 100.000 pekerja akan bergabung rally dari daerah Jabodetabek dan Karawang dan Purwakarta di Jawa Barat. Pemogokan akan dipentaskan di 20 provinsi di seluruh negeri. (menang)

Previous post:

Next post: