Penjualan mobil naik sebesar 5,6 persen yoy di bulan April

Penjualan mobil dari pabrik ke dealer meningkat 5,6 persen menjadi 89.588 unit pada April dari 84.770 unit pada bulan yang sama tahun lalu. Namun, mengalami penurunan sebesar 12,45 persen dibanding penjualan sebesar 102.336 unit pada bulan Maret, data terakhir dari Asosiasi Produsen Otomotif Indonesia (Gaikindo) menunjukkan.

Secara kumulatif, penjualan untuk periode Januari sampai April naik sebesar 6,05 persen menjadi 373.407 unit dari 352.072 pada periode yang sama tahun 2016.

Dari 89.588 unit yang terjual pada bulan April, sebagian besar atau 49.426 adalah tipe kendaraan 4×2; Diikuti oleh 19.863 mobil hijau murah (LCGC); 10.323 pick-up; 7.365 truk; 1,006 kendaraan kabin ganda; 912 sedan; 397 tipe kendaraan 4×4; Dan 296 bus.

Pembuat dan distributor mobil terdiversifikasi milik publik PT Astra International (ASII) mendominasi penjualan dengan pangsa pasar 56%. ASII menjual 50.319 unit, 33.440 di antaranya dijual dengan merek Toyota; 15.535 Daihatsu; 1.335 Isuzu dan sembilan Peugeot.

Gaikindo menargetkan kenaikan penjualan mobil sekitar 5% menjadi 1,1 juta unit pada akhir tahun dari 1,06 juta unit tahun lalu di tengah belanja publik yang lebih baik selama pemulihan ekonomi pada 2017.