Pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali; Sri Mulyani Berharap Mt. Agung tenang

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap bahwa kegiatan gunung berapi Gunung Agung Gunung Agung tidak akan mengganggu Pertemuan Tahunan Bank Moneter Internasional-IMF (IMF-WB) 2018. Acara IMF-WB dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari di Nusa Dua pada bulan Oktober.

Sri mengatakan, pemerintah tidak memiliki pilihan lain selain Bali sebagai lokasi utama untuk acara tersebut sebagaimana diputuskan oleh panitia di Washington DC, Amerika Serikat.

“Semoga Gunung Agung tidak meletus. Hingga kemarin, aktivitasnya nampaknya sudah turun,” katanya di Jakarta, Kamis, 19 Oktober.

Pertemuan Tahunan Bank Dunia IMF akan melihat kehadiran menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari 189 negara. Ada 2.300 sesi pertemuan dengan IMF dan Bank Dunia yang dijadwalkan. Sementara itu, pertemuan para pemimpin lembaga keuangan akan dilakukan di luar forum resmi.

Pemerintah mengatakan akan ada sirkulasi uang senilai US $ 115 juta selama acara berlangsung, termasuk pemesanan hotel dan belanja belanja oleh 15.000 peserta.

Untuk Pertemuan Tahunan IMF-WB, panitia penyelenggara berencana menganggarkan lebih dari Rp800 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp300 miliar akan digunakan untuk membeli komputer, kursi dan perlengkapan kantor untuk acara tersebut, kata Menteri Koordinator Kelautan Luhut Binsar Pandjaitan.

“Setelah acara selesai, komputer dan kursi akan disumbangkan ke sekolah-sekolah di kabupaten yang lebih kecil,” kata Luhut.