Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Diharapkan Mencapai 5.2 Persen: BI

Bank sentral Bank Indonesia telah memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini akan berada pada level 5,2 persen (year on year / yoy) meski pada semester pertama tahun ini,pertumbuhan ekonomi terancam menghadapi permasalahan tersebut. Konsolidasi untuk meningkatkan kinerja korporat dan sektor perbankan.

“Di kuartal pertama dan kedua, pertumbuhan ekonomi tidak terlalu tinggi namun di kuartal III dan IV, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan lebih tinggi,” kata Gubernur BI Agus Martowardojo di Jakarta, Jumat.

Menurut Agus, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini belum optimal karena konsolidasi, yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja korporasi dan sektor perbankan, masih berlangsung.

Selain itu, perlambatan ekonomi pada 2016 juga masih mempengaruhi pertumbuhan rendah, kata Agus.

Agus mengatakan, karena kontribusi sektor swasta dan sektor perbankan yang belum optimal, tingkat konsumsi domestik pada kuartal pertama tahun ini tidak seperti yang diharapkan BI.

Sebelumnya, Agus mengatakan, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kuartal I tahun ini sebesar 5,05 persen. Meski demikian, BI memperkirakan pada kuartal III dan IV tahun ini, pertumbuhan ekonomi akan di atas 5,2 persen; Pertumbuhan ekonomi tahun ini diperkirakan akan mencapai 5,2 persen.

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1 persen pada kuartal pertama tahun ini 2017 dan diperkirakan akan mencapai 5,2-5,4 persen (yoy) sepanjang tahun.