FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Pertumbuhan Indonesia melambat di kuartal ketiga

Pertumbuhan Indonesia melambat di kuartal ketiga

Pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat di kuartal ketiga karena pengeluaran pemerintah dan ekspor turun, data resmi menunjukkan pada hari Senin (7 November), peredupan harapan bahwa ekonomi atas Asia Tenggara akan mencapai target PDB tahun ini.

Ekonomi tumbuh 5,02 persen tahun-ke-tahun dari Juli hingga September, sedikit di bawah perkiraan dan lebih lambat dari 5,19 direvisi persen pada kuartal kedua, menurut kantor statistik.

pengeluaran pemerintah, yang didukung pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan pada kuartal kedua, turun tiga persen tahun-ke-tahun sementara ekspor juga turun berat dalam ekonomi kaya sumber daya.

Analis memperkirakan pertumbuhan setahun penuh dalam ekonomi G20 kemungkinan akan datang di bawah target pemerintah sebesar 5,2 persen, karena Indonesia meluas stabil tahun panjang perlambatan didorong oleh turunnya permintaan ekspor komoditas, terutama dari pembangkit tenaga listrik China.

“Sementara kita berpikir yang terburuk sudah berakhir bagi perekonomian, rebound yang kuat dan berkelanjutan tidak mungkin,” kata Oliver Jones dari Capital Economics. “Kami berpikir bahwa pertumbuhan di Indonesia kemungkinan akan tetap terjebak pada tingkat saat ini dari lima persen untuk beberapa tahun ke depan.”

Namun, pertumbuhan Indonesia masih relatif tinggi dalam hal global.

Data resmi menunjukkan bahwa konsumsi domestik yang kuat di kalangan kelas menengah yang tumbuh pesat di sektor-sektor seperti kesehatan dan pendidikan terus memberikan dukungan.

Statistik lembaga kepala Suhariyanto, yang seperti banyak orang Indonesia hanya memiliki satu nama, mengecilkan perlambatan dan mengatakan pertumbuhan itu “cukup baik” mengingat prospek global redup.

“Tentu saja ada perlu banyak upaya untuk meningkatkannya di masa depan,” tambahnya.

Pihak berwenang telah berjuang untuk meningkatkan pertumbuhan, dengan bank sentral memangkas suku bunga enam kali tahun ini dan Presiden Joko Widodo mengumumkan serangkaian paket stimulus ekonomi.

Tapi Widodo masih jatuh pendek menaikkan tingkat pertumbuhan tujuh persen per tahun, janji yang membantu mendorong dia untuk presiden dua tahun lalu.

Previous post:

Next post: