FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Perusahaan manufaktur harus merangkul perubahan dalam perekonomian digital

Perusahaan manufaktur harus merangkul perubahan dalam perekonomian digital

Perusahaan Manufaktur perlu berinvestasi dalam teknologi dan mengadopsi praktek-praktek manufaktur baru untuk tetap relevan dalam ekonomi digital, Menteri Negara Perdagangan dan Industri Koh Poh Koon, Rabu (12 Oktober).

Berbicara pada upacara pembukaan Manufacturing Solutions Expo 2016, Dr Koh mendesak perusahaan untuk “mengadopsi pola pikir yang terbuka dan mengambil keuntungan dari kesempatan untuk belajar tentang ide-ide baru dan praktek yang dapat mendukung pertumbuhan”.

“Saya yakin (bahwa) jika perusahaan kami bersedia untuk merangkul perubahan, dan jika kita bekerja sama, kita akan mampu mengubah industri kami dan berada dalam posisi yang kuat untuk menangkap peluang pertumbuhan baru,” katanya.

Diselenggarakan oleh Singapore Manufacturing Federation (SMF), pameran perdagangan di Suntec Singapore Convention dan Exhibition Centre bertujuan untuk menghubungkan produsen dengan penyedia teknologi seperti Pemerintah lembaga penelitian A * STAR.

Pada acara tersebut, A * STAR meluncurkan beberapa inisiatif yang dirancang untuk membuat proses operasional yang lebih efisien dan mengurangi pekerjaan administratif, termasuk sistem penjadwalan tenaga kerja dan sistem teknologi alur kerja mobile.

lengan manufaktur lembaga penelitian ini, Singapore Institute of Manufacturing Technology (SIMTech), juga menandatangani Nota Kesepahaman dengan SMF sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat adopsi industri teknologi canggih dan inovasi.

Previous post:

Next post: