Proyek Jalan Tol Pasuruan Ditangguhkan mengikuti Keruntuhan Struktur

Perusahaan konstruksi BUMN PT Waskita Karya M. Chaliq mengatakan perusahaan telah menghentikan pembangunan jalan tol Pasuruan – Probolinggo setelah terjadi keruntuhan struktur pada hari Minggu. “Kami akan mengizinkan pihak berwenang untuk memeriksanya,” katanya kepada Tempo kemarin.

Chaliq tidak bisa memastikan kapan proyek akan dilanjutkan. Kendati demikian, dia mengaku sudah memasang balok sesuai prosedur. Perusahaan akan membayar kompensasi kepada korban dalam insiden tersebut.

Keruntuhan struktur tersebut menewaskan seorang mekanik Waskita Karya dan melukai seorang supir truk dan seorang tukang las. Polisi Jawa Timur akan melancarkan investigasi atas insiden tersebut.

Waskita Karya mengatakan akan bekerja sama dengan polisi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Kapolres Pasuruan Adj. Sr. Comr. Rizal Martomo mengatakan bahwa dia akan memanggil manajemen Waskita Karya untuk mendapatkan penjelasan mengenai spesifikasi struktur. Apalagi, polisi berencana menanyai 14 pekerja proyek.

Ketua Asosiasi Ahli Konstruksi Indonesia Davy Sukamta mengatakan bahwa pemerintah dan polisi harus memeriksa kemungkinan kelalaian dalam insiden jalan tol Pasuruan – Probolinggo. Dia beralasan bahwa balok dan pemegangnya tampak tidak proporsional.