Proyek Kelautan Labuan Bajo Selesai Agustus Tahun Depan

Proyek Marina Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur diperkirakan akan selesai pada Agustus tahun depan. Pelabuhan terpadu modern dikembangkan oleh tiga BUMN di sebuah konsorsium bernama Indonesia Ferry Property.

Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula mengatakan bahwa Labuan Bajo Marina terdiri dari pelabuhan modern, restoran, dan hotel.

Agustinus menjelaskan bahwa pembangunan pelabuhan Labuan Bajo Marina merupakan langkah maju untuk meningkatkan pariwisata di bagian paling barat Pulau Flores. Dia mengatakan bahwa pemerintah akan mengandalkan pariwisata untuk menggerakkan ekonomi lokal.

Indonesia Ferry Property terdiri dari tiga perusahaan milik negara, yaitu PT PP, Patra Jasa, dan PT ASDP Indonesia Ferry. Yang terakhir adalah pemilik mayoritas proyek Marina Labuan Bajo dengan 51 persen saham.

Seperti dilansir Bisnis.com, ASDP telah mengucurkan dana Rp250 miliar untuk mengembangkan fasilitas crossing guna meningkatkan pariwisata Labuan Bajo. Proyek ini mencakup pembangunan fasilitas kelautan, hotel, dan kawasan komersial. Ini akan memiliki kapasitas untuk menampung 40 kapal pesiar.