Referensi harga batubara Indonesia ditetapkan pada $ 91,8 per ton pada bulan Februari

Pemerintah telah menetapkan referensi harga batubara Indonesia (HBA) untuk Februari di US $ 91,8 per ton, 0,6 persen lebih rendah dari referensi di Januari sebesar $ 92,41 per ton, sebagai tanggapan terhadap kebijakan perlindungan China dan India yang sedang berlangsung.

“Kedua negara akan mengintensifkan penggunaan batubara domestik,” kata juru bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Agung Pribadi dalam sebuah pernyataan pers pada hari Rabu.

Faktor-faktor lain termasuk pergerakan harga Indeks Batubara Indonesia (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Global Newcastle Newcastle Index (GCNC) dan Platss 5900 Januari.

HBA Februari ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.18 K / 30 / MEM / 2019 dan akan digunakan sebagai dasar perhitungan untuk penjualan langsung batubara Februari.

Pemerintah telah memproyeksikan bahwa target produksi tahun ini tidak akan jauh berbeda dari total produksi batubara 2018 sebesar 485 juta ton – 25 persen di antaranya dialokasikan untuk kewajiban pasar domestik (DMO).

Pemerintah juga melanjutkan kebijakannya untuk membatasi harga batubara untuk keperluan listrik pada $ 70 dolar per ton, dengan tujuan menjaga harga listrik pada level saat ini. (bbn)