Rencana Bisnis Batik untuk Perluas, Beli Tujuh Airbus

Batik Air, anak perusahaan Lion Air Group, berencana membeli tujuh Airbus tahun depan, kata Presiden Direktur Ahmad Luthfi.

Pembelian akan dilakukan dalam upaya memperluas bisnis Batik Air. Maskapai ini saat ini memiliki 51 pesawat, melayani 38 destinasi domestik dan internasional dengan frekuensi 280 penerbangan per hari.

Luthfi menambahkan bahwa sebelum akhir tahun perusahaan akan membuka tiga rute penerbangan baru, dua domestik dan satu internasional.

Rute pertama adalah Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Silangit di Sumatera Utara pada tanggal 1 Desember. Pada tanggal 15 Desember, Batik Air akan melakukan penerbangan perdana ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Batik Air telah lama berencana membuka rute baru menuju destinasi wisata, menurut dia. Maskapai ini akan melanjutkan rencana tersebut setelah bandara di kedua wilayah tersebut telah ditingkatkan untuk pendaratan Airbus 320.

“Kami berencana membuka jalur untuk mendukung pariwisata. Kami juga memprediksi bahwa jumlah penumpang, khususnya wisatawan, akan meningkat, “katanya.

Sedangkan untuk rute internasional, Batik Air akan terbang ke Kinabalu, Malaysia, pada 15 Desember dari Bandara Soekarno-Hatta. Keputusan tersebut dibuat karena tingginya permintaan dan jumlah pekerja migran Indonesia di kota.