Revisi RUU Anti Monopoli; Denda Administratif Meningkat

Dewan Perwakilan Rakyat pekan lalu mengeluarkan draf revisi UU No. 5/1999 tentang Pencegahan Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Muhammad Nawir Messi mengatakan, pengunduran diri RUU ini akan memperluas kewenangan komisi tersebut.

“Menurut saya, inti dari proses ini adalah memberi kita lebih banyak kekuatan dalam melakukan pekerjaan kita,” katanya di Makassar, Rabu.

Salah satu poin revisi UU Anti Monopoli adalah tentang denda. Bisnis sekarang akan dikenai denda administrasi lima sampai 30 persen dari hasil penjualan mereka. Hal ini bertujuan memberi efek jera pada bisnis yang melanggar peraturan.

“Kami sekarang juga berwenang untuk menyelidiki kasus bisnis bersama polisi, jadi ada revisi substantif dalam hal aspek hukum,” kata Nawir.