RI berharap bisa meningkatkan kerjasama maritim, orang-ke-orang dengan Polandia

Indonesia berharap dapat meningkatkan kerja sama maritim dan orang-ke-orang dengan Polandia, karena pemimpin puncak mereka bertemu di sela-sela forum profil tinggi di Beijing, China, pada hari Minggu.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo bertemu dengan Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo dan meminta rekannya untuk mendukung perundingan Perjanjian Kemanan Ekonomi Komprehensif Ekonomi Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA).

Dia juga memuji tradisi lama Polandia di sektor kelautan dan pelayaran sebagai anugerah bagi industri maritim Indonesia.

“Indonesia saat ini sedang mengembangkan infrastruktur maritim, termasuk pelabuhan dan kapal, untuk meningkatkan konektivitas di antara pulau-pulau di Indonesia. Inilah sebabnya mengapa saya telah meminta peningkatan kerja sama di sektor maritim antara Polandia dan Indonesia, “kata Jokowi dalam sebuah pernyataan pers yang dikeluarkan oleh The Jakarta Post.

Dari segi kontak orang-ke-orang, mantan gubernur DKI Jakarta tersebut menekankan perlunya meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata.

“Saya juga mengharapkan dukungan Polandia untuk mewujudkan rencana membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Warsawa-Jakarta,” katanya.

Sebanyak 27.903 turis Polandia mengunjungi Indonesia pada 2016 dan Jokowi mengatakan bahwa dia menghargai berdirinya sebuah paket wisata antara Warsawa dan Denpasar, Bali, dengan bendera Polandia LOT Polish Airlines.

Presiden juga menyentuh sektor pendidikan. Sejak tahun 1987, hingga 400 mahasiswa universitas Polandia telah menerima beasiswa Dharmasiswa, dan dari tahun 2011 sampai 2015, enam siswa Polandia menerima beasiswa Seni Rupa dan Budaya Indonesia.

Jokowi dan Szydlo berada di Beijing untuk menghadiri pertemuan One Belt One Road (OBOR) China dari hari Minggu sampai Senin.