Rupiah melemah dengan mata uang Asia

Nilai tukar rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate pagi ini turun 8,0bps menjadi diperdagangkan seharga Rp13.332 per dolar AS. Rupiah terkoreksi seiring dengan sebagian besar mata uang Asia.

“Rupiah melemah seiring dengan depresiasi mata uang Asia terhadap dolar AS,” kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, 18 Mei.

Namun, Rangga mengatakan koreksi rupiah relatif terbatas karena imbal hasil obligasi negara Indonesia meningkat di tengah prospek inflasi menjelang Ramadan, meningkatkan harapan bahwa kemungkinan upgrade peringkat kredit oleh Standard & Poor’s (S & P).

“Meningkatnya optimisme di pasar obligasi dan ekspektasi kenaikan harga komoditas bisa membuat rupiah terjerumus terlalu dalam,” katanya.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan rupiah dan mata uang Asia lainnya melemah karena meningkatnya minat pelaku pasar untuk berinvestasi di safe havens.

Reza berharap fundamental ekonomi Indonesia yang terjaga dengan baik dan proyek infrastruktur pemerintah akan direspon dengan baik oleh pasar, sehingga rupiah dapat pulih kembali.