Rupiah menguat menjadi Rp13.354 per dolar AS

Nilai tukar rupiah menguat lebih kuat 5 poin menjadi Rp13.354 per dolar AS di pasar antar bank DKI Jakarta pagi ini.

Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta mengatakan bahwa kenaikan rupiah relatif terjaga menyusul masuknya modal asing yang terus berlanjut, sehingga memungkinkan pasokan valuta asing terus berlanjut.

“Kebijakan untuk memangkas tingkat repo reverse BI 7-hari dirasakan oleh pelaku pasar sebagai dorongan bagi perekonomian nasional. Situasi seperti ini menarik sehingga masuknya modal asing cukup besar, “katanya.

Reza menambahkan bahwa pergerakan positif juga terjadi di pasar obligasi. Investor telah membeli lebih banyak obligasi dengan berbagai persyaratan. Hal ini membantu menjaga rupiah stabil.

Rully Nova, analis pasar uang dengan Bank Woori Saudara mengatakan bahwa rupiah akan terus berkonsolidasi dan cenderung menguat menyusul penurunan suku bunga BI 7 hari.

“Pelaku pasar uang menilai dampak kebijakan mengingat bank sentral AS juga berencana menaikkan suku bunga,” katanya. Sebelumnya, rupiah diperdagangkan di level Rp13.359 per dolar AS.