FBS Indonesia : Home /Berita Ekonomi /Saham Indonesia masih ditundukkan oleh efek Trump

Saham Indonesia masih ditundukkan oleh efek Trump

Efek Trump disebut masih menempatkan tekanan pada pasar saham Indonesia, menurut analis. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,73 persen menjadi 5,078.5 poin pada Selasa.

“Tapi dibandingkan dengan hari Senin, efeknya lebih kecil,” analis Reliance Securities Lanjar Nafi dinyatakan dalam keterangan pers hari Selasa, menambahkan bahwa benchmark telah merosot 2,63 persen pada hari sebelumnya.

rencana truf untuk memotong pajak dan meningkatkan pengeluaran pemerintah telah menyebabkan ketidakpastian dan kekhawatiran di kalangan investor tentang menempatkan uang mereka di pasar modal Indonesia, Lanjar mengatakan, menambahkan bahwa banyak mengambil menunggu dan melihat pendekatan.

Investor asing melakukan Rp 551.860.000.000 (US $ 41,32 juta) penjualan bersih, menjaga pasar Indonesia di merah untuk hari ketiga berturut-turut.

Saham bank-bank BUMN BNI dan BRI turun 0,9 persen dan 2,44 persen, masing-masing, Selasa.

Setelah melihat penurunan harga saham perusahaannya dua hari berturut-turut, Direktur BRI Asmawi Syam mengatakan ia berharap harga untuk bangkit kembali segera.

Dia menyarankan bahwa fundamental, seperti profitabilitas dan kinerja operasional, masih dibuat BRI dan perusahaan besar lainnya yang menarik untuk investasi.

“[Koreksi pasar] hanya sesaat, jika investor masih percaya pada fundamental kita, mereka akan kembali,” katanya.

Previous post:

Next post: